Review 16 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Cetak Rekor, Portugal Menggila!

Review 16 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Cetak Rekor, Portugal Menggila!

Piala Dunia 2022 menyisakan 8 negara terbaik. Setelah sebelumnya di babak 16 besar mereka saling bertarung guna memperpanjang masa ‘liburan’ mereka di Qatar. Dari total 8 pertandingan di babak 16 besar tentunya menampilkan beberapa kejutan yang tidak disangka-sangka.

Bagaimana mungkin negara yang pemain tim nasionalnya hampir setengahnya tidak lahir di negara tersebut dan tidak dipandang sebagai negara yang dapat melaju hingga sejauh ini bisa mengalahkan Spanyol.

Read More

Untuk itu mari kita review secara singkat bagaimana 8 pertandingan di 16 besar ini berjalan dan persiapan mereka menghadapi fase perempat final.

***

Berakhirnya sudah cerita tim muda Amerika di Piala Dunia 2022. Mereka berangkat dengan mengusung misi untuk mematangkan pemain di level internasional guna menyambut Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika, Kanada dan Meksiko.

Belanda berhasil melaju ke babak 8 besar setelah mengalahkan Amerika dengan skor meyakinkan 3-1. Pertandingan tersebut menjadi panggung bagi Denzel Dumfries yang mencetak dua asis untuk Depay dan Blind, serta dirinya menetak gol di penghujung laga.

Setidaknya ada dua hal yang perlu digaris bawahi. Pertama, tentang gol Haji Wright. Apakah itu bisa menjadi gol terbaik turnamen? Atau justru menjadi gol teraneh sepanjang turnamen? Berawal dari crossing datar, Wrigth menggunakan kaki kanan dalamnya untuk flick bola sehingga bola meluncur keatas dan masuk ke gawang. Sungguh dol yang indah, eh aneh!

Yang kedua adalah momen Memphis Depay mencetak gol menisbahkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak kedua menggeser Klaas Jan Huntelaar dengan 43 gol. Dirinya berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak Belanda hanya dengan 8 gol lagi saja. Sebab, ada Robin van Persie di atas yang mencetak 50 gol bagi The Oranje.

***

Kombinasi pemain muda dan senior membuahkan hasil positif bagi Argentina, mereka bisa menaklukkan Australia 2-1 dengan susah payah. Lagi-lagi Lionel Messi yang menjadi pemain terbaik pada pertandingan itu dengan satu golnya. Sedang satu gol lagi dicetak Julian Alvarez dan Australia memperkecil kedudukan lewat bunuh diri Enzo Fernandez.

Dengan golnya, Messi menjadi pencetak gol tertua bagi Argentina di Piala Dunia. Selain itu, Messi juga menambah jumlah golnya di seluruh Piala Dunia dengan 9 gol, Ia hanya kalah dari seorang Gabriel Batistuta dengan 10 gol.

Review 16 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Cetak Rekor, Portugal Menggila!
Julain Alvarez mencetak gol melawan Australia | Sumber: FIFA

***

Sang juara bertahan kembali menunjukkan tajinya. Mereka berhasil menggulingkan Polandia dengan skor 3-1. Pada pertandingan itu Kylian Mbappe kembali menegaskan dirinya kepada dunia bahwa ialah yang terbaik. Mbappe mencetak dua gol dan satu gol lagi dicetak oleh Olivier Giroud. Sedangkan satu gol balasan Polandia terjadi diujung pertandingan lewat sepakan penalti Robert Lewandowski.

Catatan menerik dari pertandingan ini adalah pecahnya rekor pencetak gol terbanyak Prancis yang sebelumnya dipegang oleh Thierry Henry akhirnya bisa dilewati oleh Olivier ‘Go-Kart’ Giroud. Selain itu, Mbappe juga mencatatkan dirinya dengan torehan 9 gol di seluruh Piala Dunia dengan hanya memainkan 9 pertandingan saja.

***

The Three Lions kembali memperpanjang asanya untuk kembali mengangkat slogan Football is Coming Home’. Mereka berhasil menundukan raksasa Afrika, Senegal dengan skor meyakinkan 3-0. Gol dicetak oleh Jordan Henderson, Harry Kane serta Phil Foden.

Pada pertandingan ini, Kane akhirnya bisa mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2022 setelah di edisi sebelumnya ia menjadi top skor. Selain itu, Henderson menjadi pencetak gol tertua Inggris di piala dunia ketika berusia 32 tahun 170 hari.

Review 16 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Cetak Rekor, Portugal Menggila!
Foden, Kane dan Saka berselebrasi usai mencetak gol ke Senegal | Sumber: FIFA

***

Pertandingan Kroasia melawan Jepang merupakan pertandingan pertama yang berjalan hingga babak adu penalti. Sebelumnya di waktu normal mereka bermain imbang 1-1 dari gol Daizen Maeda dan Ivan Perisic.

Dalam babak adu penalti, kiper Kroasia Dominik Livakovic menjadi pahlawan. Ia berhasil menahan tiga penendang Jepang, Takumi Minamino, Maya Yoshida dan Kaoru Mitoma. Hal itu membuat Kroasia dapat melaju ke 8 besar dengan kemenangan 3-1 melalui babak adu penalti.

Catatan yang menarik dari pertandingan ini adalah Kroasia selalu menang dalam babak adu penalti pada 3 laga terakhirnya di Piala Dunia. Pertama pada babak 16 besar melawan Denmark dan babak perempat final melawan Rusia. Semuanya terjadi di Piala Dunia 2018.

Review 16 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Cetak Rekor, Portugal Menggila!
Ivan Perisic setelah mencetak gol penyeimbang ke gawan Jepang | Sumber: FIFA

***

Brazil kembali menunjukkan tren positifnya di Piala Dunia, mereka dengan tegas mengalahkan jagoan Asia lainnya yaitu Korea Selatan dengan skor 4-1. Pada pertandingan tersebut Neymar kembali bermain setelah sebelumnya basen karena cedera.

Pertandingan bisa dibilang habis ketika babak pertama Brazil mampu unggul 4 gol tanpa balas melalui Vinicius Junior, Neymar, Richarlison dan Lucas Paqueta. Dibabak kedua, Korea Selatan hanya mampu membalas satu gol melalui Paik Seungho.

Catatan menarik dari pertandingan ini adalah Neymar yang berhasil mencetak gol di tiga edisi piala dunia bersama dengan Ronaldo (1998, 2002, 2006) serta Pele (1958, 1962, 1966, 1970). Selain itu, ini menjadi kedua kalinya Brazil dapat mencetak 4 gol pada fase gugur piala dunia setelah sebelumnya mereka dapat melakukannya pada 1954 melawan Meksiko.

***

Maroko pada akhirnya bisa menuntaskan tugasnya untuk mengalahkan Spanyol lewat adu penalti. Sebelumnya dalam waktu normal, mereka bisa mengatasi segala serangan Spanyol dengan laur biasa.

Bermain selama 120 menit lebih, Maroko yang tidak diperhitungkan justru membuat kejutan disepanjang jalannya pertandingan. Bahkan di babak adu penalti, Yassine Bounou menjadi pahlawan mereka dengan menjaga gawangnya tetap aman dan tidak kebobolan walaupun adu penalti.

Bounou berhasil mengatasi tendangan Carlos Soler dan Sergio Busquets. Satu penendangan Spanyol lainnya, Pablo Sarabia menatap tiang gawang. Sedangkan Maroko dicetak oleh Abdelhamid Sabiri, Hakim Ziyech dan Achraf Hakimi. Gol penentu sungguh menarik, sebab Hakimi melakukan chip shot panenka mengelabuhi Unai Simon.

Dengan hasil ini, Maroko menjadi perwakilan satu-satunya dari Afrika di Piala Dunia 2022. Tentunya ini menjadi rekor baru bagi Maroko untuk melaju sejauh ini.

***

Pertandingan terakhir 16 besar menghasilkan banjir gol bagi Portugal dengan kemenangannya 6-1 melawan Swiss. Enam gol tersebut dicetak oleh Goncalo Ramos dengan hattrick-nya, Pepe, Raphael Guerreiro dan Rafael Leao. Sedangkan gol balasan Swiss berasal dari Manuel Akanji.

Secara mengejutkan, pelatih Portugal, Fernando Santos tidak menurunkan Cristiano Ronaldo sejak awal. Posisi tersebut digantikan oleh Goncalo Ramos yang pada pertandingan itu hanya membutuhkan waktu 17 menit untuk mencetak gol dan pada akhirnya dapat mencetak hattrick pertama di Piala Dunia 2022 ini.

Catatan menarik lainnya adalah untuk pertama kalinya sejak play-off juara ketiga 1966, Portugal bisa mencetak lebih dari dua gol pada fase gugur. Selain itu Pepe (38 tahun, 283 hari) juga menjadi pemain tertua kedua yang mencetak gol di piala dunia setelah Roger Milla 42 tahun 39 hari)pada 1994.

***

Berikut merupakan review singkat dari fase 16 besar Piala Dunia 2022. Selanjutnya, mereka berdelapan akan saling berhadapan guna merebutkan posisi semifinal pada dua hari mendatang.

Review 16 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Cetak Rekor, Portugal Menggila!
Bagan Perempat Final Piala Dunia 2022 | Sumber: FIFA

Berikut bagan 8 besar Piala Dunia 2022 yang akan datang. Tinggal kita tunggu bagaimana kiprah tim besar akan saling berhadapan. Mampukah mereka melaju lebih jauh lagi, atau justru akan menjadi panggung bagi tim kuda hitam macam Maroko dan Kroasia? Mari kita nantikan bersama.

Tabik!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *