Bagaimana Standar dan Prosedur Pengamanan di Stadion Sepak Bola?

Ayosport.com – Sepak bola Indonesia kembali berduka. Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan memakan banyak korban.

Berikut ada beberapa poin penting tentang bagaimana cara dan upaya mencegah terjadinya chaos pada kerumunan di stadion.

Terdapat enam rancangan poin utama dari regulasi keselamatan dan keamanan di stadion sepak bola. Pertama, membuat dokumen kebijakan atau policy plan guna memastikan penonton bisa menyaksikan pertandingan dengan nyaman dan tanpa was-was. Selanjutnya menyusun kemungkinan apa saja yang bisa terjadi dan di uji coba di stadion.

Kemudian ada kesepakatan dengan kepolisian lokal terkait prosedur darurat dan kemungkinan insiden besar. Kesepakatan juga melingkupi plan tingkatan kebijakan dan kemungkinan dukungan dari pihak lain.

Terakhir, regulasi yang mengatur tempat duduk dan kenyamanan penonton disabilitas, senior, keluarga, anak, hingga jika memungkinkan, suporter tamu. Keenam poin ini harus selalu diterapkan setiap pertandingan yang dicatat resmi oleh FIFA, maupun semua yang bernaung di bawah asosiasi yang diakui.

Selanjutnya ada manajemen risiko di mana penonton entah itu di tribun ekonomi, bisnis, maupun VIP, harus tetap jadi prioritas utama dan dibuatkan rencana terkait evakuasi dan pencegahan.

Hal ini bisa berbeda setiap pertandingannya, merujuk pada misalnya tensi politik, ancaman terorisme, sejarah rivalitas kedua tim yang bertanding, indikasi suporter masuk tanpa tiket, rekam jejak buruk suporter yang menyalakan suar, petasan, invasi ke lapangan hingga nyanyian rasialis, sampai pada kondisi tak asing stadion bagi mereka yang akan menyaksikan.

Dalam regulasi tersebut, dikenal tingkatan jarak stadion, dari perimeter luar dan perimeter dalam. Setiap perimeter akan dijaga oleh steward atau pelayan pertandingan yang bisa berasal dari pihak kepolisian atau militer, hingga tenaga sukarela yang berusia di atas 18 tahun dan sudah mendapat pelatihan khusus.

Satu yang perlu dipahami, dalam regulasi FIFA tidak dibenarkan steward membawa senjata api dan gas air mata andai situasinya tidak dibutuhkan. Mereka juga tak diperkenankan mengenakan penutup kepala, masker, hingga tameng.

Steward berperan penting dalam digelarnya sebuah pertandingan mulai dari beberapa jam sebelum pintu stadion dibuka, hingga suporter terakhir yang meninggalkan stadion.

Dalam pasal 29 terkait pemeriksaan keamanan, setidaknya ada lima hal yang wajib diperhatikan, antara lain hanya orang yang memilki tiket asli yang boleh masuk ke kedua perimeter stadion, dilarang membawa senjata apapun, spanduk rasialis, laser pointer, minuman beralkohol yang melebihi aturan kawasan terkait, hingga tidak diperkenankan masuk saat sedang dalam pengaruh alkohol.

Selanjutnya steward juga memastikan semua infrastruktur di stadion berfungsi dengan baik dan dalam kondisi siap pakai. Salah satu yang diatur jelas adalah tinggi dinding pagar perimeter luar yang sekurang-kurangnya 2,5 meter dan dilengkapi kamera pengawas (CCTV), agar mereka yang coba merangsek masuk, bisa sedikit diredam.

Pintu masuk dan keluar juga harus didesain aman dan selalu dijaga steward karena bakal selalu dilakukan pengecekan setiap ada individu atau kendaraan yang masuk.

Selanjutnya yang sempat beberapa kali terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dilarang ada penumpukan akibat antrean karena pintu masuk hanya dibuka sebagian.

Turnstiles juga mesti dilengkapi body scan dan fasilitas penyimpanan barang sementara bagi yang membawa semisal botol minum plastik dan sebagainya yang dilarang. Terakhir, yang cukup krusial, pintu darurat dibuat minimal 2 meter lebarnya.

Pintu masuk juga harus bisa dilengkapi dengan sistem untuk menghitung penonton, yang disarankan sudah otomatis dan disiapkan sekurangnya 15 menit sebelum gate dibuka dan diproses hingga 30 menit setelah kick-off. Jika semua berjalan lancar tapi masih ada insiden, steward akan memonitor via CCTV dan memberikan arahan bersama penasehat keamanan untuk melakukan langkah yang diperlukan.


Posted

in

,

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *