Kulit Berfungsi Sebagai Alat Ekskresi Karena?

Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena? Pertanyaan tersebut mungkin pernah terlintas di benak kamu. Sebelum mengetahui mengapa kulit berfungsi sebagai alat ekskresi, mari sama sama belajar tentang bagian tubuh manusia yang paling luar yaitu kulit.

Seperti yang kita ketahui, tubuh manusia tersusun dari beberapa bagian tubuh yang mempunyai fungsi fungsinya masing masing. Mulai dari rambut, kulit, kaki, tangan, hidung dan masih banyak lagi.

Semua organ atau bagian dalam tubuh manusia sangat penting dalam menunjang kebutuhan sehari hari. Selain itu, fungsi dari bagian tubuh manusia pastinya mampu menopang tubuh manusia agar selalu sehat.

Salah satu bagian tubuh manusia yang paling luar adalah kulit. Kulit menjadi bagian tubuh yang paling luar yang melindungi berbagai organ lainnya dalam tubuh.

Mari mengenal lebih dekat dengan salah satu organ penting dalam tubuh manusia, yaitu kulit!

Pengertian Kulit

kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena
photo : google

Kulit adalah sebuah lapisan luar yang menutupi tubuh sebuah vertebrata. Kulit sendiri terdiri atas epidermis, dermis dan juga hipodermis. Kulit merupakan organ tubuh terbesar yang menutupi seluruh permukaannya. Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh dari cidera dan patogen.

Kulit juga mempunyai tugas untuk bisa mengatur suhu tubuh, mengendalikan kehilangan cairan yang tidak terasa serta berguna untuk menyimpan vitamin D, lemak dan juga air.

Lapisan Lapisan Kulit

photo : google

Kulit terdiri dari 3 lapisan, yaitu :

Epidermis

Epidermis adalah lapisan kulit manusia paling luar yang terdiri atas jutaan sel kulit yang diikat oleh lipid. Epidermis bertinfak sebagai perlindungan dari air, infeksi dan juga hal hal eksternal lainnya. Bagian paling luar dari epidermis terdiri dari sel gepeng dan di bawahnya ada lapisan basa yang merupakan pabrik dari sel kulit baru.

Selain itu, ada 3 sel yang ada di lapisan epidermis, yaitu :

  • Keratinosit: merupakan sel yang paling banyak jumlahnya dan berfungsi sebagai perlindungan yang tahan air.
  • Melanin: yaitu pigmen kulit yang menentukan warna kulit.
  • Langerhans: untuk respons imun yang melawan virus dan polusi.
  • Merkel: respons sensasi atau reseptor sensorik.

Dermis

Lapisan yang kedua adalah dermis. Lapisan ini merupakan lapisan yang ada di bawah epidermis. Lapisan ini memegang berbagai fungsi. Di lapisan ini juga ada beberapa komponen lain seperti akar rambut, tepi syaraf, pembuluh darah dan juga kelenjar keringat.

Fungsi dari lapisan dermis adalah :

  • Membantu mengatur suhu tubuh.
  • Membuang kotoran.
  • Membuat kulit terlihat halus dan lembut.
  • Membantu ketahanan terhadap air.

Hipodermis

Dan lapisan kulit yang terakhir adalah hipodermis. Hipodermis menjadi lapisan dari kulit yang paling dalam. Lapisan ini terdiri dari sel lemak, ujung syaraf tepi, pembuluh darah dan pembuluh getah bening.

Fungsi dari lapisan ini adalah :

  • Penahan terhadap benturan ke organ tubuh bagian dalam.
  • Memberi bentuk pada tubuh.
  • Mempertahankan suhu tubuh atau insulator.
  • Menyimpan cadangan makanan (energi).
  • Memproduksi hormon leptin.

Fungsi Kulit

photo : google

Apa sih fungsi dari kulit manusia? Secara umum, kulit manusia mempunyai 6 fungsi bagi tubuh, yaitu :

1. Melindungi tubuh

Kulit mempunyai fungsi utama adalah untuk melindungi tubuh bagian dalam seperti tulang, organ, otot, sendi, syaraf, pembuluh darah dan juga jaringan ikat tubuh. Kulit juga mempunyai peran sebagai pelindung alami tubuh dari paparan radiasi, zat beracun dan juga berbagai macam virus yang bisa menyebabkan penyakit.

2. Menjaga suhu tubuh

Yang kedua, kulit mempunyai fungsi sebagai penjaga suhu tubuh. Hal ini disebabkan karena dalam lapisan dermis ada syaraf dan juga kelenjar keringat yang berfungsi untuk bisa merespon perubahan suhu tubuh.

Jadi saat kamu kepanasan, kulit akan berusaha untuk bisa menjaga suhu tubuh pada kisaran normal dengan cara mengeluarkan keringat. Dan apabila sedang kedinginan, pembuluh darah di kulit akan menyempit untuk menahan panas tubuh.

3. Menyimpan lemak

Kulit berfungsi sebagai pusat dari penyimpanan lemak. Lemak pada jaringan kulit mempunyai tugas untuk melindungi tubuh dari suhu panas dan juga dingin dan juga berfungsi untuk menyangga jaringan otot dan tulangnya.

4. Menghasilkan vitamin D alami

Yang keempat kulit berfungsi sebagai penghasil vitamin D secara alami dengan bantuan dari sinar matahari atau sinar UV. Vitamin ini baik untuk bisa menjaga kesehatan tulang dan juga mampu mencegah kanker.

5. Menjadi indra peraba

Kemudian, kulit juga berfungsi sebagai indra peraba. Kulit terdiri dari syaraf sensorik sebagai indra peraba. Kulit bisa menjadi sangat sensitif terhadap beberapa rangsangan dari luar, mulai dari panas, dingin, sentuhan, tekanan, getaran dan juga rasa nyeri.

6. Alat ekskresi

Dan yang terakhir adalah kulit berfungsi sebagai alat ekskresi. Apa yang dimaksud dengan ekskresi? Ekskresi adalah sebuah proses pengeluaran zat zat sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh. Sisa sisa ini berupa senyawa yang bersifat toksik atau racun sehingga harus dikeluarkan, jika tidak bisa menyebabkan terganggunya fungsi organ dalam tubuh. Salah satu alat ekskresi dari manusia adalah kulit.

Kulit Berfungsi Sebagai Alat Ekskresi Karena?

Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena dalam kulit terdapat beberapa kelenjar keringat. Kulit mempunyai kurang lebih 3 hingga 4 juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh tubuh. Jika digabungkan, kelenjar keringat ini sama dengan satu ginjal atau sekitar 100 gram. Karena itulah, kulit berfungsi untuk mengeluarkan semua sisa sisa metabolisme melalui kulit khususnya pori pori pada kulit.

Macam Macam Penyakit Kulit

photo : google

Seperti yang sudah disinggung tadi, jika sisa sisa metabolisme dalam tubuh tidak dikeluarkan maka bisa menimbulkan penyakit. Sama halnya pada kulit. Kulit manusia bisa terkena berbagai macam penyakit.

Berikut adalah beberapa macam penyakit kulit yang umum dialami oleh manusia :

1. Eksim

Penyakit kulit yang pertama dan menjadi penyakit kulit paling umum adalah eksim. Eksim adalah sebuah penyakit kulit yang menyebabkan kulit menjadi merah, gatak, kering dan juga meradang.

Biasanya eksim muncul di sekitar wajah, leher, telinga, pergelangan tangan, siku dan masih banyak lagi. Penyakit kulit ini biasanya disebabkan oleh alergi karena adanya rangsangan kimia seperti detergen, sabun, obat obatan hingga kosmetik.

2. Cacar Air

Yang kedua ada penyakit cacar air. Cacar air ini disebabkan oleh sebuah virus varicella zoester yang konon hanya terjadi sekali seumur hidup. Penyakit ini biasanya sering terjadi pada anak anak dengan gejela seperti ruam dan gatal di seluruh tubuh. Ciri cirinya adalah kulit akan timbul bintik merah muda yang berisi cairan air. Cacar air bisa menular melalui sentuhan, lendir hingga ludah.

3. Bisul

Lalu ada penyakit bisul. Penyakit ini berbentuk merah dan dapat membesar yang disebabkan oleh infeksi bakteri stafilokokus aureus pada kulit. Bisul kerap ditemukan di bagian tubuh yang lembap, seperti lipatan paha, sela bokong, leher, ketiak, hingga kepala. Faktor lain yang menjadi penyebab bisul yaitu kebersihan yang buruk, luka yang terinfeksi, pelemahan diabetes, serta penggunaan bahan kimia.

4. Jerawat

Penyakit kulit yang paling umum dialami oleh manusia adalah jerawat. Jerawat bisa terjadi pada bagian tubuh lainnya karena masalah pada kelenjar minyak kulit. Ketika kelenjar kulit tersumbat, hal ini yang membuat timbulnya jerawat. Faktor lain yang menjadi penyebab timbulnya jerawat yaitu perubahan hormonal, stres, dan kebersihan tubuh yang kurang terjaga.

5. Herpes

Kemudian ada penyakit Herpes. Penyakit kulit ini biasanya sering menjangkit orang dewasa. Ditandai dengan munculnya ruam tidak rata dan berukuran kecil yang akhirnya melepuh. Penyakit kulit ini akan membuat rasa gatal serta kulit menjadi lebih sensitif. Biasanya herpes akan sering muncul di bagian kulit yang lembap seperti bokong, lipatan paha, atau bagian tubuh lainnya.

Selain ke 5 penyakit kulit tersebut, masih ada banyak sekali penyakit kulit yang bisa menyerang siapa saja. Untuk itu penting sekali menjaga kesehatan kulit.

Cara Menjaga Kesehatan Kulit

photo : google

Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan kulit agar terhindar dari berbagai macam penyakit kulit? Berikut ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk menjaga kesehatan kulit!

1. Pola Makan Sehat

Yang pertama, adalah menjaga pola makanan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Makanan yang sehat akan mempengaruhi kesehatan kulit. Selain memakan makanan yang sehat kamu juga bisa mengkonsumsi vitamin.

2. Tidak Merokok

Yang kedua adalah tidak merokok. Merokok bisa mempersempit pembuluh darah kecil di lapisan terluar kulit. Hal inilah yang menyebabkan aliran darah akan menurun dan membuat kulit terlihat pucat.

3. Kelola Stres

Minyak yang berlebih lambat laun bisa menutup pori-pori kulit dan menjebak bakteri penyebab jerawat di dalamnya. Inilah mengapa perawatan kulit tidak lengkap tanpa pengelolaan stres yang baik. Kamu bisa mencoba meluangkan waktu untuk melakukan hal yang disukai, rehat sejenak dari kesibukan, atau berkonsultasi kepada psikolog bila perlu.

4. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup akan membantu memberikan waktu pada kulit untuk beristirahat dan memperbarui sel yang rusak. Orang yang tidur 7–9 jam di malam hari memiliki kulit yang lebih lembap. Tidur yang cukup juga mencegah munculnya kantong mata, kerusakan kulit akibat sinar UV, serta kulit yang lelah dan kusam.

5. Cuci muka dengan benar

Kamu juga bisa menjaga kesehatan kulit dengan mencuci muka dengan benar. Mencuci muka bermanfaat untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang menempel pada kulit.

Selain itu, masih banyak cara yang bisa digunakan untuk merawat kesehatan kulit agar tetap sehat.

Nah itulah tadi informasi mengenai kenapa kulit berfungsi sebagai alat ekskresi. Selain itu juga sudah dijelaskan juga pengertian kulit, lapisan dalam kulit, penyakit kulit serta cara merawat kulit dengan baik. Semoga bisa membantu!

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.